289028_mangrove-wonorejo--surabaya-_663_382

Wisata Hutan Mangrove Surabaya, Indonesia

Wisata Mangrove Surabaya via : dinaspertanian.go.id

Tidak dapat dipungkiri Wisata Alam dari dulu memang punya daya tarik tersendiri dihati para pecinta wisata. wisata alam merupakan wisata yang bisa menjaga kelestarian lingkungan karena wisata ini sangat diyakini mendukung terhadap program Go Green yang digalakan oleh dunia. Padatnya Surabaya dan dengan segala aktifitas di dalamnya membuat masyarakatnya sedikit kurang perduli terhadap kelestarian lingkungan. maka kemudian wisata alam Mangrove di buat di antara hiruk pikuk kota Surabaya.

Mangrove Forest Surabaya Indonesia inHutan Mangrove Surabaya

jalan kayu via : nizar@indonesiain4k.com

Mangrove merupakan hutan bakau. Pohon-pohon bakau ini tumbuh dan ditanam di sekitar pantai yang berfungsi untuk menahan erosi agar tidak terjadi abrasi. Dengan adanya tanaman bakau ini, bisa menghambat derasnya air laut yang menuju daratan, sehingga dapat mencegah bencana alam
.

Akhir-akhir ini, wisata mangrove sedang populer. Di Indonesia, wisata mangrove yang paling terkenal adalah wisata alam Pantai Indah Kapuk, Jakarta dan Nusa Penida, Bali. Kedua mangrove ini gaungnya juga sudah terkenal sampai wisatawan asing.

jalan Kayu via : beritasatu.com

Lokasi Ekowisata Mangrove Wonorejo berada di Jl. Raya Wonorejo No. 1, Rungkut, Surabaya. jika rutanya berawal dari Bandara Internasional Juanda, untuk sampai di Ekowisata Mangrove Wonorejo dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 40 menit atau sejauh 17.4 km melalui Jalan Tol Waru-Juanda. wisata Hutan Mangrove Wonorejo membuktikan bahwa Surabaya masih peduli dengan kelestarian lingkungan. Dengan keberadaan Hutan Mangrove Wonorejo ini, Pemerintah Kota Surabaya berharap dapat mengurangi abrasi yang terjadi Pantai Timur Surabaya.

berbicara masalah kepedulian terhadap lingkungan kawasan hutan mangrove ini kerap dijadikan berbagai lembaga untuk sarana pendidikan dalam hal menjaga kelestarian alam dengan melakukan penanaman serta pembudidayaan mangrove di kawasan hutan. Maka tidak heran jika tempat wisata yang terletak di area hutan seluas kuran lebih 200 hektar sudah semakin rimbundan hijau dari sebelumnya. yang terpenting dengan semakin membaiknya hutan lindung ini menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi 30 spesies binatang yang dilindungi, yang salah satunya adalah kera ekor panjang. Hutan mangrove ini juga kerap dijadikan jujukan persinggahan sejumlah burung pantai.

Jalan kayu bagian depan via :diarysivika.com

Tempat wisata ini memang sangat bagus dan harusnya ditiru oleh daerah-daerah lain. Meski tidak dapat dipungkiri tempat wisata ini sebenarnya masih dalam tahap pengembangan maka jangan heran nantinya jika jalan menuju lokasi sedikit kurang nyaman karena masih ada sedikit jalan yang belum di aspal. namun semua akan terbayarkan saat para wisatawan sampai di lokasi menikmati hijaunya mangrove dan ke indahan lainnya yang akan memanjakan mata dan hati pengunjungnya.

 

Kesan pertama mungkin akan bingung jadi sampai di depan lokasi akan ada tukang parkir yang tentunya memberikan karcis parkiran, dengan membayar di muka secara kontan @Rp 2000 motor aman untuk di parkir. selanjutnya langsung menuju lokasi mangrove sehingga lebih terpuaskan saat menikmati wisata ini.

Titik yang pertama berada di pintu masuk yang dilengkapi dengan pendopo yang bisa anda gunakan untuk berisitirahat. Dari sini, kawasan hutan masih belum terlihat sehingga harus berjalan ke dermaga, tempat kapal-kapal yang membawa anda ke kawasan hutan berada. Jangan lupa untuk membawa bekal makanan dan miuman karena di sekitar hutan tidak ada penjual makanan ataupun minuman. Untuk masuk ke kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo anda akan dikenai tiket masyuk sebesar Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak. Harga tiket ini sudah termasuk ongkos kapal dan perahu yang mengantar anda menuju ke hutan. Sejumlah kapal dan perahu telah disiapkan, mulai dari Kapal Jaya Samudra yang berkapasitas 50-60 orang, Perahu berkapasitas 35 dan 40 orang dewasa, dan speedboat yang berkapasitas 6 orang. Jika ingin menggunakan speedboat maka anda dikenai tiket masuk sebesar Rp 300.000 untuk satu kali perjalanan.

Jika memang ingin menikmati dan menyusuri semua tempat wisata Mangrove sebaiknya jangan terlalu sore. karena tempat wisata ini cukup luas dan juga waktu bukanya tidak terlalu lama yakni dari pukul 08.00 sampai 16-00.  ada banyak titik dan spot bagus dan keren banget yang harus dijumpai para wisatawan agar benar benar puas, dan itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

menanam bibit mangrove via : wisatajatim.info

Selain itu juga ada jogging track yang bisa Anda gunakan untuk mengabadikan momen bersama sahabat maupun keluarga. Jika Anda ingin berwisata lebih jauh disini juga ada kapal besar yang siap mengantar Anda jalan-jalan sampai ke Jembatan Suramadu. Cukup menarik bukan untuk berwisata ke tempat ini?

tidak hanya menikmati keindahan mangrove yang ditata sedemikian rupa. para wisatawan dapat menikmati hal lain yang tidak kalah menarik dari itu semua yaitu menanam mangrove dan sajian kuliner disana. kegiatan menanam mangrove atau pohon bakau di areal yang masih kosong. Hal ini karena bakau juga dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi yang saat ini bermanfaat untuk pembuatan sirup daun bakau atau hal lainnya.

Jangan takut kelaparan karena tempat wisata ini memiliki restoran seafood yang unik dengan menu yang sangat segar karena langsung ditangkap di area hutan tersebut. Menu istimewa tersebut adalah kepiting yang langsung ditangkap dari kubangan lumpur di areal hutan. Di sini bahkan anda bisa menangkap sendiri kepiting yang hendak anda makan.

Incoming search terms:

  • hutan mangrove surabaya
  • mangrove surabaya
  • tiket masuk hutan mangrove surabaya
  • wisata mangrove surabaya
  • taman mangrove surabaya
  • tiket masuk mangrove surabaya
  • mangrove
  • wisata hutan mangrove surabaya
  • mangrove wonorejo
  • Hutan bakau surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *